Kamis, 04 Februari 2010

TIPS 'n TRIK Siasat Dokumen SIMAK UI 2010

SIMAK UI uda semakin dekat, persiapan pun semakin ditingkatkan. Mulai dari ikut intensif di bimbel, bikin kelompok belajar, ambil privat khusus, ngerjain soal-soal SIMAK UI tahun lalu ataupun kumpulan soal. Itu semua dilakukan demi cita-cita masuk UI.

Akan tetapi, banyak yang lupa bahwa faktor nonteknis saat hari H dapat mempengaruhi faktor lulus tidaknya peserta ujian. Ya, persiapan dokumen pada saat hari H sering kali menjadi bagian penting yang terlupakan. Padahal tanpa siasat dokumen yang prima, usaha yang telah dilakukan beberapa bulan sebelumnya dapat menjadi sia-sia.

Nah, untuk itu BBI SALEMBA plus memberikan beberapa tips 'n trik dalam menghadapi dokumen SIMAK UI 2010.

Selamat mencoba, semoga bermanfaat...



Bismillaahirrohmaanirrohiim

MODUL PEMBEKALAN DAN PENGARAHAN TEKNIS
“SIASAT DOKUMEN & SISTEMATIKA-KECEPATAN KERJA SIMAK UI 2010”


A. SIASAT DOKUMEN SIMAK UI

Begitu pentingnya penanganan dokumen SIMAK, karena walaupun Nilai nasional kamu sudah tinggi dan Pilihan jurusan PTN kamu sudah optimal, semuanya akan sia-sia saja, jika dokumen kamu tidak tertangani dengan baik, karena data pada dokumen yang ‘gagal’ tersebut tidak akan diikutsertakan dalam proses “perhitungan nilai dan alokasi”. Berdasarkan informasi panitia SPMB, dokumen ‘gagal’ dari peserta SPMB rata-rata sebesar 15,5 % per-tahun.
Contoh data yang tidak diikutsertakan dikarenakan antara lain :
Nilai tidak lengkap, bisa karena absen atau didiskualifikasi oleh panitia atau karena salah mengisi nomor peserta atau kode set pada lembar jawaban.
Alangkah kecewanya kamu, jika kegagalan SIMAK UI hanya dikarenakan oleh TIDAK BENARNYA kamu dalam penanganan dokumen. Mungkin saja Nilai nasional kamu memenuhi syarat nilai untuk lulus pada Kedokteran UI atau Akuntansi UI, namun kamu cerobah dalam penangan dokumen, itu semaua akan percuma! Oleh karena itu perhatikan masalah ini baik-baik!

Camkan! Tidak ada pertanggungjawaban nilai di SIMAK, artinya Panitia SIMAK tidak harus memberikan laporan nilai seluruh peserta SIMAK, berbeda dengan UAN!

Penanganan dokumen SIMAK yang baik harus memenuhi 3 (tiga) kriteria – Tepat, Cepat, & Sehat – yang kami namakan dengan Teknik Three-pat yaitu sebagai berikut :


1. Tepat

Penanganan dokumen harus memenuhi ketentuan Panitia Pusat yang tertera pada Buku Petunjuk Pendaftaran SIMAK UI 2009. Baca dan Pahami seluruh ketentuan ujian!, jangan hanya membaca petunjuk pengisian dokumen.
Berikut ‘daftar kesalahan’ para peserta ujian – tanpa disadari sering terjadi– dalam pengisian dokumen, akibat tidak memenuhi ketentuan Panitia, yaitu :
a. Kesalahan dalam pengisian Nama Peserta pada Formulir Pendaftaran, Lembar Jawaban, Tanda Peserta & Bukti Hadir, yaitu :
- Susunan dan ejaan Nama Peserta tidak sesuai dengan nama yang tertulis pada ijazah/STTB peserta.
- Ketidaksamaan cara penulisan nama pada Formulir Pendaftaran, Lembar Jawaban, Tanda Peserta & Bukti Hadir SPMB.
b. Kesalahan saat penggunaan balpoint (pulpen) pada pengisian Lembar Jawaban. Contoh tanda tangan peserta tidak menggunakan pulpen.
c. Kesalahan lain, biasanya karena kelalaian dan kurang telitinya peserta dalam mengisi data (salah data, lupa tidak diisi) dan lain sebagainya.


2. Cepat

Cepat dalam proses pengisian, khususnya untuk Lembar Jawaban Komputer (LJK) SPMB yang penanganannya dilakukan saat ujian berlangsung, dimana waktu sangat berharga sekali. Berikut Tips-Trik “Cepat” pengisian dokumen :
a. Gunakan pensil 2B yang asli, caranya belilah di toko-toko buku tersebar di kota Anda dan pilihlah isinya yang paling hitam. Miliki minimal 2 buah pensil dengan diraut kedua ujungnya.
b. Gunakan karet penghapus yang putih, lembut dan baik misalnya merk Steadler Mars Plastic atau yang hitam gunakan BOXY.
c. Bacalah dengan seksama petunjuk resmi yang dikeluarkan Panitia Pusat SIMAK di regional tempat Anda mendaftar (sesuai kriteria “Tepat” di atas).
d. Berilah contengan halus, misalnya (x) pada bulatan yang harus Anda hitamkan. Kemudian koreksilah dengan seksama apakah contengan tersebut sudah benar.
e. Hitamkan bulatan yang sudah dicontengi tadi dengan pensil 2B, caranya :
o Runcingkan kedua ujung pensil, ujung yang pertama agak runcing dan ujung yang kedua agak tumpul
o Alasi formulir dengan triplek/plastik licin, kaca atau langsung dimeja yang licin. Jangan dilapisi dengan kertas, karena dikhawatirkan goresan pensilnya akan timbul di bagian belakang formulir.
o Lingkarilah terlebih dahulu bagian pinggir bulatan dengan ujung pensil yang agak runcing sampai rata pinggir
o Hitamkan bulatan bagian tengah dengan ujung pensil yang agak tumpul. Dengan demikian bulatan terisi rapi dan prosesnya bisa cepat serta resiko ketidaktepatan atau kesalahan dapat ditekan.
Perhatian : Dalam hal menghitamkan bulatan ini harus sehitam mungkin, namun jangan sampai merusak formulir.
f. Koreksilah sekali lagi, mungkin masih ada kesalahan. Jika ada hapuslah sampai bersih benar, jangan sampai masih ada noda hitamnya.

3. Sehat

Dokumen SIMAK harus sehat (rapih & bersih) yaitu : tidak boleh kotor, lecek, terlipat/tertekuk atau basah oleh keringat. Oleh karena itu penuhi ketentuan sbb :

a. Ketika memperoleh dokumen dari Panitia, pastikan kondisinya dalam keadaan baik. Jika tidak! Cepat tukar dokumen itu dengan yang baik, kamu berhak memperoleh yang terbaik.
b. Sebisa mungkin periksa dengan teliti, sebelum menghitamkan bulatan, agar tidak salah sehingga tidak perlu dihapus.
c. Kalaupun salah dan perlu dihapus, maka gunakan penghapus terbaik.
d. Gunakan alas (dengan triplek/plastik licin, kaca atau langsung dimeja yang licin) dalam pengisian dokumen.
e. Gunakan sapu tangan/tisu, khusus untuk me-lap telapak tangan yang berkeringat.
f. Hindari mobilitas LJK tidak tinggi yang dapat memperbesar kemungkinan rusaknya fisik LJK, dengan cara : Ketika pengisian jawaban ujian di LJK, hendaknya tidak per-nomor tapi per-sepuluh nomor atau per-mata ujian.



PARA PEMENANG TIDAK MELAKUKAN HAL-HAL BERBEDA,
TAPI MEREKA MELAKUKAN HAL-HAL BIASA
DENGAN CARA BERBEDA



B. SISTEMATIKA & KECEPATAN KERJA (SKK) SIMAK UI

Perlu kamu ingat bahwa Sistematika & Kecepatan Kerja (SKK) sangatlah Penting!. Walaupun kamu pintar & mampu mengerjakan apapun tipe soal, tapi tidak memiliki SKK maka semuanya akan percuma, karena ‘keteraturan’ merupakan hal mutlak bagi kesuksesan suatu kegiatan. SKK SIMAK UI adalah suatu prosedur kerja dalam ujian yang sistematis & cepat, dirancang berdasar urutan kegiatan & batas waktu yang tersedia, sehingga diharapkan memperoleh hasil atau Nilai nasional yang tinggi.
Sebelum menyusun SKK SIMAK UI 2009, mari kita ingat kembali Tantangan SIMAK UI, yaitu :

Hari & Tanggal Jam Kegiatan
Minggu, 11 April 2010 07.00-07.30 Pengisian Data
07.30-10.00
(150 menit) Kemampuan IPA
(75 soal)
10.30-12.30
(120 menit) Kemampuan Dasar
(60 soal)
13.30-15.00
(90 menit) Kemampuan IPS
(75 soal)

Berikut alur SKK SIMAK yang harus kamu laksanakan secara berurutan dan disiplin, yaitu :
1. Duduklah dengan sikap penuh percaya diri. Ikuti semua tata tertib yang berlaku. Mulailah dengan Basmallah dan do'a. Jangan sekalipun terlintas di dalam pikiran untuk berbuat curang.
2. Gunakan Jangkar emosi bahwa “Saya Pasti Sukses di SIMAK UI 2010, Insya Allah!”, untuk membangkitkan kembali suasana-lingkungan-perasaan bahwa : Semuanya telah kamu capai, kamu lulus di SIMAK UI ini dengan jurusan favoritmu Atas izin Allah SWT!
3. Saat menghadapi kertas ujian lakukan urutan kegiatan dengan alokasi waktu sebagai berikut :

Urutan
Kegiatan KEGIATAN Alokasi Waktu
(menit)
UJIAN KEMAMPUAN DASAR
1 Awali pekerjaan kamu dengan mencek lembar jawaban dan soal: Apakah lembar soal lengkap jumlah halamannya, sebagaimana yang tertulis? Apakah lembar jawaban yang kamu terima dalam keadaan baik? Apakah lembar jawaban itu tidak terlipat, rusak atau kotor. Jika ada sesuatu yang kurang dengan naskah soal atau lembar jawaban Anda, jangan ragu untuk minta gantinya kepada pengawas. Jangan biarkan hal seperti ini menganggu pikiranmu selama mengerjakan ujian. 3
2 Kerjakan soal ujian di lembar soal! Kerjakan soal yang kamu anggap mudah, lewati soal yang sulit. Ingat, jangan terjebak! Lalu pindahkan jawaban ke LJK per-mata ujian. Berikut urutan pengerjaan mata ujian :
a Bahasa Indonesia (20 soal) 20
Pindahkan jawaban ke LJK 5
b Bahasa Inggris (20 soal) 25
Pindahkan jawaban ke LJK 5
c Matematika Dasar (20 soal) 40
Pindahkan jawaban ke LJK 5
3 Kembalilah melihat soal soal yang tadi kamu sisakan. Cobalah menghadapinya dengan lebih tenang. Dengan demikian Insya Allah cukup banyak soal yang sebelumnya tampak begitu sulit sebenarnya dapat diuraikan dengan cara yang lebih sederhana atau kamupun dapat menebak jawaban dari beberapa soal yang tersisa dengan Teknik Shortcut Solution. 10
4 Gunakan waktu yang tersisa dengan sebalk baiknya untuk: Memeriksa kembali apakah semua jawaban sudah kamu pindahkan dengan benar dari naskah soal ke lembar jawaban dan memeriksa kembali kebenaran dan kelengkapan data yang kamu isikan di lembar jawaban. Jangan pedulikan apapun yang terjadi di sekitar kamu sampai pengawas datang dan meminta lembar jawabanmu 7
T O T A L 120


UJIAN KEMAMPUAN IPA
1 Kerjakan soal ujian di lembar soal! Kerjakan soal yang kamu anggap mudah, lewati soal yang sulit. Ingat, jangan terjebak! Lalu pindahkan jawaban ke LJK per-mata ujian. Berikut urutan pengerjaan mata ujian :
a Biologi (15 soal) 20
Pindahkan jawaban ke LJK 5
b IPA Terpadu (15 soal) 20
Pindahkan jawaban ke LJK 5
c Kimia (15 soal) 20
Pindahkan jawaban ke LJK 5
d Fisika (15 soal) 30
Pindahkan jawaban ke LJK 5
e Matematika (15 soal) 25
Pindahkan jawaban ke LJK 5
2 Kembalilah melihat soal soal yang tadi kamu sisakan. Cobalah menghadapinya dengan lebih tenang. Dengan demikian Insya Allah cukup banyak soal yang sebelumnya tampak begitu sulit sebenarnya dapat diuraikan dengan cara yang lebih sederhana atau kamupun dapat menebak jawaban dari beberapa soal yang tersisa dengan Teknik Shortcut Solution. 10
T O T A L 120


UJIAN KEMAMPUAN IPS
1 Kerjakan soal ujian di lembar soal! Kerjakan soal yang kamu anggap mudah, lewati soal yang sulit. Ingat, jangan terjebak! Lalu pindahkan jawaban ke LJK per-mata ujian. Berikut urutan pengerjaan mata ujian :
a Sejarah (20 soal) 10
Pindahkan jawaban ke LJK 5
b Ekonomi (20 soal) 10
Pindahkan jawaban ke LJK 5
c Geografi (20 soal) 10
Pindahkan jawaban ke LJK 5
d IPS Terpadu (15 soal) 15
Pindahkan jawaban ke LJK 5
2 Kembalilah melihat soal soal yang tadi kamu sisakan. Cobalah menghadapinya dengan lebih tenang. Dengan demikian Insya Allah cukup banyak soal yang sebelumnya tampak begitu sulit sebenarnya dapat diuraikan dengan cara yang lebih sederhana atau kamupun dapat menebak jawaban dari beberapa soal yang tersisa dengan Teknik Shortcut Solution. 5
T O T A L 90

4. Dalam pengerjaan soal bertipe Asosiasi pilihan berganda, kamu harus gunakan cara taktis dan tidak perlu memeriksa seluruh pernyataan/jawaban. Langkahnya adalah sbb:
a. Periksa pernyataan (4). Jika benar, periksa pernyataan (1) atau (3), jika benar maka jawabannya E. Jika (1) atau (3) salah, periksa pernyataan (2), jika benar jawabannya C, jika salah jawabannya D.
b. Jika Pernyataan (4) salah, periksa pernyataan (2). Jika benar, jawabannya A, jika salah jawabannya B.
5. Jika kamu benar-benar merasa jenuh, penat dan sulit berpikir, jangan ragu-ragu memanfaatkan beberapa menit dari waktumu untuk melakukan pelemasan, meminum minuman segar yang sudah kamu persiapkan, atau pergi ke belakang.
6. Jika telah selesai, ucapkan Hamdalah, rasa syukur kita kepada Allah atas segala nikmat yang dikaruniakan dan serahkan semuanya kepada Allah SWT, mudah-mudahan Allah terima segala amal ibadah kita dan Allah akan kabulkan segala do’a kita, Amin.


PERHATIAN :
Alur SKK SIMAK ini akan dapat kamu pahami, jika hal ini telah kamu coba dan latih pada Try Out-Try Out SIMAK yang kamu adakan, sehingga kamu akan terbiasa dengan Alur SKK SIMAK ini.



C. FINISHING TOUCH

SIMAK sudah sangat dekat. Berbagai persiapan yang bersifat teknis sudah kita lakukan: membeli, mengisi dan membayar pendaftaran SIMAK. Selain ltu kamupun sudah hampir menuntaskan seluruh materi uji SIMAK, semua tipe soal telah kamu santap sebagal menu yang padat gizi dan pas untuk meningkatkan kemampuan serta daya saingmu dalam menghadapi SIMAK ini.
Pernahkah kamu melihat seorang pelari maraton yang sedang berlaga? Sejak awal pistol start menyalak, la berlari dengan penuh perhitungan. Ia selalu memperhitungkan agar energi yang dia punya cukup untuk mengantarkannya ke garis akhir. Karena itulah kita lihat sepanjang beberapa kilometer awal terkesan para pelari maraton itu begitu santai. Memasuki kilometer kesepuluh mereka mulai melipatgandakan kecepatan berlarinya. Barisan para pelari mulai renggang. Mulai terlihat. siapa yang kuat, dan tampak pula siapa yang tercecer. Dan para pengamat di pinggir lintasan sudah mulai dapat menduga duga siapa yang akan tampil sebagai pemenang. Di akhir kilometer ketigapuluh kembali para pelari menambah kecepatan mereka untuk menyapu beberapa belas kilometer yang tersisa. Dan beberapa menit terakhir pertandingan berubah menjadi sprint. Dengan sisa sisa tenaga, para pelari itu berlari sekencang-kencangnya agar tiba di garis finish paling awal. Dan bisa kita lihat siapa pelari yang menjadi pemenang: mereka yang mampu memanfaatkan saat saat terakhir dengan baik.
Demikianlah pula halnya dengan kamu yang akan mengikuti SIMAK. Paling tidak setahun ini "maraton" kamu dimulai. Di sekolah kamu berupaya memacu semangat dan intensitas belajarmu. Di Bimbel kamu berusaha mengasah kemampuan dan pemahaman agar menjadi lebih tajam dan prima. Dan intensitas perjuangan ltu kamu lipatgandakan selama menjalani "Pelatnas SIMAK” selama Program Pembekalan Terpadu “Saya Pasti Sukses di SIMAK UI 2010, Insya Allah!” ini berlangsung. Lalu apa yang perlu kamu lakukan sekarang? Yang kamu butuhkan sekarang adalah suatu finishing touch yang manis, sehingga segala pengorbanan yang telah kamu lakukan selama ini tidak sia sia.

Persiapkan fisik yang prima!

Perlu disadari sepenuhnya bahwa SIMAK membutuhkan kondisi fisik yang baik, karena kamu akan duduk cukup lama dan membutuhkan konsentrasi penuh untuk menghadapi sekian banyak soal. Coba saja bayangkan: di sesi pertama jika kamu mengikuti IPA saja, ,kamu harus duduk, selama 150 menit (2,5 Jam), menekuni naskah yang memuat 75 buah soal IPA. Di sesi kedua, maka kembali kamu harus duduk selama 120 menit (2 jam), bertarung dengan 60 buah soal. Jika kamu mengikuti IPS saja, kamu harus duduk selama 90 menit (1,5 jam), berkutat dengan 75 buah soal di sesi ketiga. Jika kamu mengikuti IPC tentu saja kamu harus menghadapi kedua duanya : IPA dan IPS.

Telah kamu ketahui bahwa SIMAK sama sekali bukan seleksi kepandaian. Masalah yang kamu hadapi dalam SIMAK sangat teknis sifatnya: mampukah kamu menaklukkan sejumlah soal yang ada dalam limit waktu yang tersedia? Dan karena masalahnya bersifat teknis, maka faktor kesiapan fisik menjadi sangat menentukan. Bayangkanlah, apa jadinya jika ketika "hari pertempuran" itu tiba kondisi fisikmu tidak fit gara gara kamu mengabaikannya di hari hari sebelumnya.
Karena itu, dalam waktu menjelang SIMAK ini:
1. Hindari pekerjaan yang menyita banyak tenaga.
2. Hindari bekerja pada waktu waktu istirahat (malam hari, atau pada saat kondisi tubuh menuntut istirahat).
3. Hindari makanan makanan yang dapat merangsang perut dan/atau kerongkongan (pedas, asam, dingin).
4. Jaga kebugaran tubuh dengan melakukan senam ringan setiap hari.
5. Makanlah makanan makanan yang penuh gizi, terutama sayur sayuran dan buah buahan.

Persiapkan pula kondisi psikis kamu!

Umumnya segala bentuk ujian yang disadari akan menentukan masa depan kamu akan selalu mencemaskan. Di satu sisi, kecemasan Itu bisa menjadi fasilitator, membantu memunculkan semangat yang tinggi dalam mempersiapkan diri. Tentu saja hal ini sangat positif. Tapi di sisi lain, kecemasan, kekhawatiran dan kegelisahan yang menumpuk serta berkadar tinggi akan menghambat proses berpikir. Karena kamu mesti berupaya semaksimal mungkin untuk meredam kecemasan yang muncul dan berusaha berada dalam kondisi rileks.

Perhatikanlah hal hal sebagai berikut:
1. Berdekatan dengan Allah SWT adalah hal yang utama. Perbanyaklah dzikrulloh dengan cara memperbaiki kualitas shalat, memperbanyak shalat shalat sunnah, meningkatkan intensitas membaca Al- Qur’an, berdo'a, dll.
2. Tentu saja kebiasaan seperti kita lakukan dengan niat dan tekad untuk dilestarikan terus, tidak semata mata digelar dalam rangka menghadapi SIMAK.
3. Yakinlah bahwa karir kamu tidak semata mata ditentukan oleh lulus atan tidak lulusnya kamu di dalam SIMAK UI. Masih sangat banyak peluang lain yang terbentang di hadapanmu. Yang paling penting adalah adanya kemampuan berpikir positif, sikap ingin maju dan tekad untuk berprestasi.
4. Bila kecemasan belum juga hilang, maka kamu perlu melakukan relaksasi dan lakukan gerakan ringan untuk pengenduran syaraf syaraf yang tegang.

Persiapan akhir kognitif

Dua tiga hari menjelang SIMAK UI dilangsungkan sebaiknya dimanfaatkan untuk merevisi ulang materi materi yang bersifat hafalan. Latihan latihan soal yang berat sebaiknya sudah dihentikan. Seringkali kita lupa bahwa sejumlah persoalan tertentu mau tidak mau menuntut daya hafal (memory). Dan hafalan yang paling kita ingat tentu saja yang terakhir kita pelajari atau kita ulang ulang. Oleh karena itu manfaatkanlah waktu waktu terakhir yang ada di manapun kamu berada: di dalam bus, sedang rileks, bahkan di WC sekalipun!

Sehari menjelang SIMAK UI

Sadarilah bahwa SIMAK UI adalah suatu peristiwa penting yang perlu dipersiapkan secara rinci. Karena itu sejumlah hal perlu kamu persiapkan sehari sebelumnya. Antara lain:

1. Pastikan bahwa tempat dan ruang ujian sudah kamu ketahui dengan jelas. Pastikan pula bahwa rute kendaraan umum atau kendaraan pribadi untuk menuju ke tempat ujian sudah kamu pahami. Akan sangat baik jika kamu melakukan survei terlebih dahulu. Di lokasi ujian kamu juga perlu mencek di mana letak WC/kamar kecil. Siapa tahu kamu nanti memerlukannya.
2. Periksalah kelengkapan alat tulis menulis kamu:
- Pensil 2B lebih dari satu, semua sudah diserut kedua ujungnya dengan baik.
- Karet penghapus yang lembut dan baik.
- Papan alas untuk menulis. Perhitungkan kondisi yang paling buruk bahwa kamu ditempatkan di lokasi ujian yang tidak menyediakan meja atau alas yang memadai untuk mengerjakan ujian. Masukkan semua peralatan tersebut ke dalam kantong/tas yang praktis untuk dibawa.
3. Pelajari kembali & hapalkan Sistematika-Kecepatan Kerja SIMAK.
4. Jangan lagi membahas soal dengan teman ataupun mengerjakan soal. Cobalah untuk relaksasi dan tenangkan pikiran untuk “pertempuran” besok.
5. Siapkan pakaian lengkap untuk dipakai esok hari. Tentunya sangat tidak lucu jika pagi hari yang sepenting itu direcoki oleh urusan pakaian yang belum siap.
6. Siapkan pula sapu tangan atau tisu, karena dapat dipastikan akan ada cukup banyak hal yang akan membuat kamu berkeringat.
7. Siapkan jam yang dapat dipercaya. Ini mutlak perlu untuk memudahkan manajemen waktu selama mengerjakan soal.
8. Siapkan kartu peserta ujian SIMAK UI. Letakkan di tempat yang tidak mungkin tertinggal.
9. Persiapkan diri untuk bangun keesokan harinya. Mungkin kamu berpikir bahwa bagi kamu yang terbiasa Sholat Shubuh, bangun pagi bukanlah halangan. Tapi tetap saja penting untuk berpesan kepada orang serumah untuk membangunkan kamu. Atau pasanglah alarm.
10. Tidur di malam hari menjelang ujian sangat urgen. Seringkali kamu menjadi sulit tidur. Berdo'alah banyak banyak dan berdzikirlah, karena hanya dengan berdzikir kepada Allah hati bisa menjadi tenang dan tidurpun insya Alloh dapat menjadi nyenyak.
11. Persiapkan menu dan bahan untuk sarapan esok pagi. Sarapan untuk menghadapi ujian sangat penting. Ingatlah bahwa kamu akan bekerja keras memutar otak selama tiga jam. Hal ini perlu ditunjang oleh energi ekstra. Kamu yang terbiasa sarapan sekedarnya, atau tidak sarapan sama sekali, kali ini sebaiknya makan yang cukup.
12. Jika kamu akan pergi ke tempat ujian dengan menggunakan kendaraan pribadl (motor atau mobil), periksalah kondisi kesiapan kendaraanmu.

Pagi hari menuju tempat ujian
Sejak kamu bangun tidur dan seterusnya yang harus kamu perhatikan adalah masalah penggunaan waktu secara efisien. Jangan biarkan sedikitpun waktu kamu terbuang percuma. Segalanya harus diperslapkan dan dikerjakan secara sistematis. Perhatikan hal hal sebagal berikut:

1. Sarapan secukupnya dengan menu yang sudah disiapkan tadi malam: padat gizi namun tidak merangsang perut. Jangan pula berlebihan.
2. Selesaikan urusanmu ke belakang. Jangan biarkan perut menganggu konsentrasi kamu dalam ujian nanti. Demikian pula dengan kandung kemih. Kosongkan diri sejak sekarang.
3. Sebaiknya kamu membawa air minum segar. Air minum akan sangat bermanfaat dalam mengembalikan kesegaran selama kamu mengerjakan soal soal SIMAK yang sekian banyak.
4. Berangkatlah lebih awal. Perhitungkan keadaan lalu lintas. Tentu saja jauh lebih baik menanti agak lama di tempat ujian, daripada kita datang terlambat.
5. Di lokasi ujian, hindarilah berdekatan dengan peserta peserta lain (termasuk teman teman yang kamu kenal) yang rewel, banyak bicara, banyak bertanya, banyak tertawa, atau yang cenderung gelisah. Kamu membutuhkan suasana yang tenang dan damai. Saat seperti ini kamu membutuhkan seluruh waktu untuk diri kamu sendiri. Menyendirilah dan banyaklah berdoa.

Ketika ujian dimulai

Gunakan Sistematika-Kecepatan Kerja yang telah kamu pelajari/latih dengan penuh disiplin dan jangan lupa siapkan jam yang dapat dipercaya.

Usai ujian sesi pertama SIMAK

Lupakan segala permasalahan ujian sesi pertama. Buang Jauh jauh segala pikiran yang berkenaan dengannya. Demikian pula rasa sesal dan penasaran. Fokuskan perhatian pada materi yang akan diujikan pada sesi berikutnya. Hindari bertemu dengan teman-teman yang akan menyita waktu kamu untuk membicarakan hasil ujian tadi. Hindari membuka buku atau semacamnya bila hal tersebut membuat kamu kehilangan konsentrasi dan merasa minder. Bila kamu merasa sendiri akan menenangkan hati dan pikiranmu, menyendirilah. Yakinkan pada dirimu bahwa kamu bisa untuk melewati ujian di sesi kedua. Banyak-banyaklah berdoa dan berserah diri pada Sang Kuasa.


“………… Sesungguhnya Allah tidak akan merubah keadaan (nasib) suatu kaum, sampai kaum tersebut merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri ……………”. (QS Ar Ra’d :11)

“LAKUKANLAH YANG TERBAIK YANG KALIAN PUNYA, SISANYA SERAHKAN SEMUA PADA ALLAH”


Ingatlah bahwa dalam ujian SIMAK, SNMPTN, UMB, maupun tes mandiri PTN lainnya, 40% keberhasilan adalah buah dari ikhtiar dan usaha yang maksimal, sedangkan 60% lainnya adalah DOA dan RESTU ORANG TUA
--BBI SALEMBA--

1 komentar:

  1. Nama saya NOVITALIA INDI CASANDRA GINTING, mohon bantuannya, soalnya nama saya di identitas kepanjangan, gimana solusinya? Apakah nama saya bisa disingkat saja? Thanks

    BalasHapus